PS
Surat dari Anggota Komunitas
Arsip 2012 — Kenangan
Dear Mimin,
Saya mau curhat. Saya baru 4 bulan menderita psoriasis guttate, psoriasis kepala, psoriasis kuku, dan psoriasis sendi. Saya masih belum bisa menerima keadaan ini.
Kalau boleh saya ceritakan, ayah mertua saya juga pernah menderita psoriasis dari ujung kepala sampai ujung kaki dan juga psoriasis sendi. Beliau menderita psoriasis selama kurang lebih 6 tahun, dan oleh orang sekitar sering disebut terkena penyakit “Cobra”. Banyak yang berpendapat bahwa penyakit ini adalah hasil santet atau guna-guna, karena kami tidak mengenal penyakit ini. Kami berobat ke dokter maupun paranormal, dan biaya yang dikeluarkan banyak sekali, bahkan sampai harus menjual rumah.
Sebelum wafat, ayah mertua saya meminta saya untuk segera menikahi anaknya. Dan benar, setelah 1 bulan menikah, beliau wafat.
Empat bulan setelah menikah, saya mulai menderita psoriasis. Saya merasa sangat berat menerima kenyataan ini, apalagi ada keluarga yang menyatakan bahwa dari pihak ibu maupun bapak saya tidak ada keturunan yang menderita psoriasis.
Pihak keluarga dan tetangga kemudian beranggapan kalau saya kena santet, sama seperti ayah mertua saya dulu.
Apakah mungkin ini benar-benar santet dari orang yang tidak senang dengan keluarga saya? Atau ini semua hanya kebetulan?
Yang pasti, saya lebih beruntung daripada ayah mertua saya karena saya bisa menemukan komunitas ini. Di sini saya tahu banyak hal tentang psoriasis dan cara pengobatannya. Saya juga merasa tidak sendirian.
Mungkin saat ini saya hanya butuh semangat dan membangun kembali rasa percaya diri serta menerima kenyataan ini.
Terima kasih banyak untuk semuanya yang sudah berbagi info dan mau mendengar keluh kesah saya. Semoga semua kebaikan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala dan rahmat-Nya.
— Anggota Komunitas Psobat Nusantara (Arsip 6 September 2012)