Mengelola Psoriasis Arthritis dengan Olahraga
Yayasan Sobat Psoriasis Nusantara — Psobat.org
Psoriasis Arthritis (PsA) adalah bentuk radang sendi yang terkait dengan psoriasis. Kondisi ini ditandai dengan peradangan, kekakuan, nyeri, bengkak, hingga potensi kerusakan pada struktur sendi. PsA paling sering menyerang sendi tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan mempengaruhi sendi yang lebih besar seperti lutut, pinggul, dan tulang belakang.
Selain itu, peradangan juga dapat terjadi pada area perlekatan tendon dengan tulang, sehingga gejala bisa muncul di tumit, siku, maupun punggung bawah. Gejala PsA dapat timbul bahkan sebelum tanda psoriasis pada kulit terlihat. Tingkat keparahan psoriasis kulit tidak selalu berbanding lurus dengan risiko munculnya PsA. Memiliki riwayat keluarga dengan psoriasis tidak otomatis berarti seseorang akan menjadi pasien atau penyitas PsA.
Pentingnya Aktivitas Fisik
Psoriasis Arthritis sering menyebabkan nyeri dan kaku sendi, yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Namun, olahraga teratur dapat membantu mengurangi gejala, meningkatkan mobilitas, serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Manfaat lain dari olahraga antara lain mengurangi stres, meningkatkan mood, menjaga kekuatan tulang dan otot, serta meningkatkan kesehatan jantung.
Aktivitas fisik yang sesuai — seperti berenang, jalan santai, bersepeda, yoga, pilates, atau latihan ringan di gym — dapat membantu pasien atau penyitas mengelola PsA.
Tiga Jenis Latihan yang Disarankan
- Latihan Kekuatan — memperkuat otot untuk stabilitas sendi. Gunakan beban ringan & pengulangan lebih banyak; 2–3x/minggu.
- Latihan Rentang Gerak (Stretching) — menjaga kelenturan dan mengurangi kekakuan. Lakukan setiap hari (contoh: menekuk pergelangan tangan, melingkarkan lengan, angkat kaki perlahan).
- Latihan Daya Tahan (Kardio) — berjalan, bersepeda, berenang atau lari di permukaan empuk. Latihan air sangat ramah sendi. Disarankan minimal 20 menit, 2–3x/minggu.
Catatan Penting
Mulailah secara bertahap dan dengarkan tubuh untuk menghindari cedera atau memburuknya nyeri sendi. Konsultasikan dulu ke dokter atau tenaga medis sebelum memulai program baru.
Referensi

Psoriasis Arthritis (PsA) adalah bentuk radang sendi yang terkait dengan psoriasis. Kondisi ini ditandai dengan peradangan, kekakuan, nyeri, bengkak, hingga potensi kerusakan pada struktur sendi. PsA paling sering menyerang sendi tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan mempengaruhi sendi yang lebih besar seperti lutut, pinggul, dan tulang belakang.
Selain itu, peradangan juga dapat terjadi pada area perlekatan tendon dengan tulang, sehingga gejala bisa muncul di tumit, siku, maupun punggung bawah. Menariknya, gejala PsA bisa timbul bahkan sebelum tanda psoriasis pada kulit terlihat. Tingkat keparahan psoriasis kulit tidak selalu berbanding lurus dengan risiko munculnya PsA. Bahkan, memiliki riwayat keluarga dengan psoriasis tidak otomatis berarti seseorang akan menjadi pasien atau penyitas PsA.
Pentingnya Aktivitas Fisik
Psoriasis Arthritis sering menyebabkan nyeri dan kaku sendi, yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Namun, olahraga teratur justru dapat membantu mengurangi gejala, meningkatkan mobilitas, serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Manfaat lain dari olahraga adalah:
- Mengurangi stres dan meningkatkan mood
- Menjaga kekuatan tulang dan otot
- Meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran umum
Aktivitas fisik tidak harus berat. Memilih olahraga yang menyenangkan dan sesuai kemampuan, seperti berenang, berjalan santai, bersepeda, yoga, pilates, atau olahraga ringan di gym dapat menjadi bagian penting dari pengelolaan PsA bagi pasien atau penyitas.
Tiga Jenis Olahraga yang Disarankan untuk PsA (Psoriasis Arthritis)

- Latihan Kekuatan
Membantu memperkuat otot dan menjaga stabilitas sendi. Gunakan beban ringan dengan pengulangan lebih banyak Lakukan 2–3 kali per minggu

- Latihan Rentang Gerak (Stretching)
Berguna menjaga kelenturan dan mengurangi kekakuan sendi. Lakukan setiap hari Contoh: menekuk pergelangan tangan, melingkarkan lengan, atau mengangkat kaki perlahan
- Latihan Daya Tahan (Kardio)
Meningkatkan kesehatan jantung sekaligus mengurangi peradangan. Pilihan: berjalan, bersepeda, berenang, atau lari di permukaan yang empuk, Latihan dengan air sangat dianjurkan karena lebih ramah pada sendi disarankan minimal 20 menit, 2–3 kali per minggu
Mulailah olahraga secara bertahap dan dengarkan sinyal tubuh Anda untuk menghindari cedera maupun memperburuk nyeri sendi. Sebelum memulai program latihan baru, selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis terkait.