Laporan Diskusi Khusus – Tertutup
- Topik: Dampak Efisiensi Anggaran Kesehatan BPJS terhadap Pasien Psoriasis
- Pengaju Utama: Ambassador Regional Jawa Timur dan seluruh Ambassador Regional dari berbagai daerah
Turut Hadir: dr. Putriana Sofia Salma (Sekretaris Yayasan Sobat Psoriasis Nusantara)
Ringkasan Diskusi
Diskusi khusus ini berlangsung secara tertutup selama kurang lebih satu jam, membahas isu nasional mengenai dampak efisiensi anggaran kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS). Kebijakan tersebut menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, termasuk lembaga dermatologi.
Organisasi kesehatan terkait psoriasis di Indonesia, yaitu KSPI–Perdoski, sebelumnya telah melakukan penyesuaian Pedoman Pelaksanaan Pengobatan Pasien Psoriasis dan Psoriasis Arthritis secara nasional.
Poin Hasil Diskusi
Penyesuaian Jadwal Kontrol Pasien
- Jadwal kontrol pasien disesuaikan agar pasien di seluruh Indonesia tetap memperoleh kualitas pengobatan yang memadai.
- Kontrol yang semula 1 kali kini dapat diatur menjadi 2 kali dalam periode tertentu, sesuai pedoman.
Terapi Injeksi Biologis
- Pelaksanaannya bergantung pada kemampuan rumah sakit dalam memberikan dukungan awal (cover awal).
- Prioritas diberikan sesuai ketentuan dokter penanggung jawab untuk pasien penerima terapi biologis.
- Penyesuaian ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan dalam kondisi efisiensi anggaran.
Catatan Tambahan
Diskusi mengenai pelaksanaan Fornas–JKN bukanlah hal baru. Sejak tahun 1997-2005, dialog serupa telah berlangsung secara internal antara kelompok pasien dan Perdoski Pusat.
Pada periode awal, kelompok pasien diwakili oleh Alm. Anto (Wakil Ketua Organisasi Psoriasis Indonesia sekaligus Editor Media Nasional Kompas). Sementara itu, perwakilan Perdoski Pusat yang membidangi psoriasis antara lain :
- Prof. Beni
- dr. Cut Nurul
- dr. Herdina HD
Ketiga dokter tersebut juga dilibatkan dalam penyusunan Fornas tahun 2005 untuk psoriasis dan Psoriasis Arthritis. Penulis / perwakilan pasien dalam organisasi saat ini Yayasan Sobat Psoriasis Nusantara sendiri merupakan pasien yang pernah menjalani pengobatan di RSCM pada periode 1997–2000 dan 2017–2018 dengan ketiga dokter tersebut.
Penutup
Diskusi ini menekankan pentingnya kolaborasi bersama
Penulis Laporan
Perwakilan Pasien / Editor Media Peduli Psoriasis
Pengurus Pusat Yayasan Sobat Psoriasis Nusantara