Diagnosis Psoriasis
Psoriasis didiagnosis berdasarkan ciri-ciri klinisnya. Jika diperlukan, diagnosis dapat didukung oleh temuan khas dari biopsi kulit.
Proses diagnosis suatu penyakit adalah langkah-langkah sistematis yang dilakukan tenaga medis, terutama dokter, untuk menentukan jenis penyakit atau kondisi medis yang dialami oleh seorang pasien. Tujuan dari proses ini adalah untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, sehingga pengobatan yang tepat bisa diberikan.
Mengapa biopsi diperlukan?
Biopsi dilakukan jika diagnosis klinis masih belum jelas, agar dokter dapat memastikan atau menegakkan diagnosis penyakit kulit seperti psoriasis,
Biopsi kulit adalah prosedur mengambil sampel kulit dengan bius lokal untuk memeriksa struktur jaringan di bawah mikroskop. Tujuan utamanya adalah memastikan diagnosis ketika penampilan klinis psoriasis tidak khas. Ada berbagai jenis biopsi seperti punch, shave, incisional, dan excisional—yang dipilih tergantung kebutuhan diagnostik. Setelah pengambilan, sampel difiksasi dalam formalin dan dianalisis dalam laboratorium histopatologi, lalu hasilnya digunakan dokter untuk konfirmasi diagnosis psoriasis ataupun kondisi kulit lainnya